Selasa, 17 Oktober 2017

PROGRAM DAN INDIKATOR KINERJA

1. Tujuan dan Sasaran Pelaksanaan

Berdasarkan hasil evalusi diri dan evaluasi terhadap SWOT, berikut ini adalah tujuan dan sasaran pelaksanaan yang kami rencanakan :

Meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian

Meningkatkan kualitas dan kuantitas publikasi ilmiah, baik nasional maupun internasional

2. Strategi dan kebijakan  Unit Kerja :

INPUT

PROSES

OUTPUT

Menumbuhkan Minat Dosen Untuk meneliti

Meningkatkan  jumlah dan kapasitas dosen untuk terlibat penelitian

Pelatihan, Klinik, Diskusi

 

Meningkatkan jumlah dan jenis sumber pendanaan untuk menunjang kegiatan penelitian

Peningkatan dana penelitian, internal dan eksternal

 

Menyusun pedoman jadwal , monitoring dan evaluasi kinerja dosen yang meneliti

Dokumen pedoman penelitian

 

Penyusunan pedoman penilaian proposal penelitian,termasuk pedoman monitoring dan evaluasi pelaksanaannya

Penyempurnaan Standar Prosedur  penelitian

 

Penguatan dan revitalisasi kelompok /pusat penelitian  internal dan eksterlal

 

MOU/Kerjasama

Meningkatkan Mutu Penelitian

Peningkatan Publikasi hasil penelitian baik di Internasional, Nasional terakreditasi dan tidak terakreditasi dan lokal

Jumlah publikasi ilmiah

 

Peningkatan kualitas database berbasis komputerisai dan wabsite

Database dalam bentuk website/komputerisasi

 

Memacu dosen untuk mendapatkan HKI

Dosen penerima HKI

 

 

 

3. Formulasi Strategi Pengembangan

Berdasarkan evaluasi kinerja penelitian selama beberapa tahun terakhir, sekaligus mempertimbangkan analisis SWOT, untuk periode 5 tahun ke depan ada beberapa formulasi strategi yang kami rencanakan.

Menghasilkan penelitian-penelitian akademis yang bereputasi internasional, dengan semakin banyaknya publikasi internasional minimal Nasional Terakreditasi.

 Menghasilan penelitian-penelitian terapan yang diakui oleh para pengambil kebijakan, baik di tingkat nasional maupun internasional.

 Menghasilkan kerja sama dengan masyarakat dan dunia industri, baik untuk kepentingan pengembangan keilmuan

 

BAB IV. SASARAN, PROGRAM DAN INDIKATOR KINERJA

 

Program-program penelitian yang dikelola dan dikembangkan oleh LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat  merujuk pada rumusan Rencana Induk Penelitian (RIP) yang telah disepakati sebagai Program Strategisnya. Program penelitian yang akan dikelola dibedakan menjadi beberapa program penelitian yaitu:

1. Program penelitian unggulan UMSB, meliputi Riset Unggulan Strategis UMSB yang harus mengacu pada tema induk, isu strategis, rencana strategis, dan tema penelitian yang telah dirumuskan dan ditetapkan dalam Rencana Induk Penelitian (RIP).

2. Program penelitian unggulan kompetitif UMSB, merupakan skim penelitian unggulan berbasis kompetensi penelitian Hibah pekerti, Penelitian Fundamental, Hibah Penelitian Terapan Bersaing, Hibah Doktor dan Pasca Doktor.

3. Program penelitian kompetitif berbasis kompetensi keilmuan prodi, yang dikembangkan untuk pembinaan peneliti pemula.

 

4. 1 Tema Unggulan Universitas

Pembangunan berbasis sumberdaya alam, norma dan nilai-nilai untuk kesejahteraan rakyat yang bermatabat.

4.2 Tema Unggulan Fakultas

A. Fakultas Pertanian:

Pembangunan pertanian berkelanjutan untuk kemandirian masyarakat

B. Fakultas Kehutanan

Pengelolaan sumberdaya hutan, lahan dan pemanfaatan secara berkelanjutan

C. Fakultas Agama Islam

Pengembangan hukum dan pendidikan islam untuk mewujudkan kehidupan masyarakat yang bermatabat

D. Fakultas Teknik

Pengembangan teknologi dan manajemen berbasis ramah lingkungan dalam pembangunan nasional

E. Fakultas Kesehatan dan MIPA

Pengembangan manajemen pelayanan kesehatan masyarakat dan eksplorasi sumberdaya alam untuk dapat dijadikan bahan obat-obatan

F. Fakultas Pariwisata

Pola perbaikan dan pengembangan destinasi dan kunjungan wisata

G. Fakultas Hukum

Kajian konseptual dan aplikatif pada penerapan penegakan kukum

E. Fakultas Ekonomi

    Model pengembangan pengelolaan keuangan dan manajemen

H. Fakultas Keguruan dan Pendidikan

        Pengembangan model dan media pembelajaran

 

4.3 Roadmap Penelitian

 

Fakultas

2016-2018

 

 

 

2019-2021

 

2022-2024

 

 

 

 

 

Pertanian

Optimalisasi Pembangunan Agribisnis diseluruh Sub-Sistem

Rumusan Model dan konseptual Pembangunan Agribisnis diseluruh Sub-Sistem

Pengembangan dan konseptual Model Pembangunan Agribisnis diseluruh Sub-Sistem

Pemanfaatan limbah untuk peningkatan produksi

Model Pemanfaatan limbah untuk peningkatan produksi

Pengembangan Model Pemanfaatan limbah untuk peningkatan produksi

 

 

 

 

 

 

 

Kehutanan

Kajian biodifersitas dan ekologi, sosial serta ekosistim

Model konservasi biodifersitas dan rekayasa ekologi, sosial serta ekosistim

 

Dekomposer, bahan organik dan siklus rantai unsur hara pada lahan hutan

 

Siklus air pada  hutan dan lahan

Model konservasi biodifersitas dan rekayasa ekologi, sosial serta ekosistim

 

Peran dekomposer dalam ekosistem hutan serta kaitannya dengan  kualitas tanah dan Air Hutan

 

Tutupan lahan Hutan serta kaitannya dengan konservasi Tanah dan Air

Analisis Sumberdaya Hutan,  Lahan dan Rekayasa Pemanfaatan Serta peningkatan kualitas hasil hutan

Pemanfaatan  dan Penataan Sumberdaya Hutan dan Rekayasa Prodak hasil Hutan dalam upaya Peningkatan kualitas

 

Pengelolaan dan tata Ruang Hutan dan Lahan

Patogen sebagai Sumberdaya Hutan untuk pengendalian Serangga hama Hutan yang Ramah Lingkungan

 

Penerapan sistem dalam pengelolaan Hutan  rekayasa dan peningkatan kualitas hasil hutan

 

Serapan Carbon pada tutupan lahan dan hutan

 

 

 

 

 

Agama Islam

Model Pembelajaran, pengembangan bahan ajar, media dan evaluasi 

Rumusan Model Pembelajaran, Pengembangan Bahan ajar, media dan Evaluasi Rumusan Model dan konseptuasi

Pengembangan model Pembelajaran, bahan ajar, media dan Evalauasi

Analisis Sumber hukum berdasarkan al Qu’an dan al Sunnah

Rumusan Sumber Hukum berdasarkan al Qur’an dan al Sunnah

Mencari dasar hukum berdasarkan al Qur’an dan al Sunnah untuk penyelesaian suatu kasus di tengah masyarakat muslim

 

Hukum

Kajian dasar perbaikan dan pengembangan destinasi dan kunjungan wisata

Pola dan ujicoba perbaikan dan pengembangan destinasi dan kunjungan wisata

Pengembangan Pola perbaikan dan pengembangan destinasi dan kunjungan wisata

 

 

Teknik

Kajian pengembangan teknologi dan manajemen berbasis ramah lingkungan

Prototipe pengembangan teknologi dan manajemen berbasis ramah lingkungan

Pengembangan Prototipe teknologi dan manajemen berbasis ramah lingkungan

 

Analisis Penggunaan Zat Adiktif dalam Pekerjaan Beton dan Stabilitas Dinding Penahan Tanah

Pengembangan penggunaan Zat Adiktif dalam Pekerjaan Beton dan Stabilitas Dinding Penahan Tanah

Pengembangan penggunaan Zat Adiktif dalam Pekerjaan Beton dan Stabilitas Dinding Penahan Tanah

 

 

Kesehatan dan MIPA

Kajian konseptual dan review pegembangan manajemen pelayanan kesehatan masyarakat dan eksplorasi sumberdaya alam untuk dapat dijadikan bahan obat-obatan

Model konseptual dan aplikatif manajemen pelayanan kesehatan masyarakat dan eksplorasi sumberdaya alam untuk dapat dijadikan bahan obat-obatan

Pengembangan model konseptual dan aplikatif manajemen pelayanan kesehatan masyarakat dan eksplorasi sumberdaya alam untuk dapat dijadikan bahan obat-obatan

 

Ekonomi

Analisis pengembangan pengelolaan keuangan dan manajemen

 

Model pengembangan pengelolaan keuangan dan manajemen

Pengembangan model pengelolaan keuangan dan manajemen

 

 

Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Pengembangan model dan media pembelajaran

Model pengembangan teknis dan media pembelajaran

Pengembangan model teknis dan media pembelajaran

 

Pariwisata

Perbaikan dan pengembangan destinasi dan kunjungan wisata

 

Pola perbaikan dan pengembangan destinasi dan kunjungan wisata

 

Pengembangan pola perbaikan dan pengembangan destinasi dan kunjungan wisata

 

 

 

 

 

 

4.4 Isu-Isu Strategis  Rencana Induk Penelitian

Kompetensi/

Bidang Ilmu

Isu-Isu Strategis

Konsep Pemikiran

 

Pemecahan

Masalah

Topik Riset yg Diperlukan

Sosek/

Agribisnis

Belum maksimalnya Pembangunan Agribisnis diseluruh Sub-Sistemnya Sebagai Alat Memperkuat Perekonomian dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Perdesaan.

Perlu adanya sebuah inovasi yang bersifat konseptual dan aplikatif untuk pembangunan agribisnis, karena sektor pertanian menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat perdesaan.

Merumuskan Konsep Teoritis dan Aplikatif untuk  Pembangunan Agribisnis diseluruh Sub-Sistemnya Sebagai Alat Memperkuat Perekonomian dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Perdesaan.

Rancang Bangun Model Pembangunan Agribisnis Berbasis Komoditi Unggulan Desa/Nagari

Model Sinergitas Pelaku Usahatani Dengan Perusahaan Swasta dan Pemerintah Untuk Memperkuat Permodalan dan Pasar Komoditi Pertanian Desa/nagari

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pembangunan Agribisnis Berbasis Badan Usaha Milik Desa/Nagari

Kebijakan Pembangunan Agribisnis Berbasis Desa/Nagari

Kajian Aspek Utama dan Pelancar Pembangunan Agribisnis Sebagai Alat Pemacu Pencapaian Kesejahteraan Petani

Model Perencanaan Komunikatif Untuk Pembangunan Agribisnis “ Suatu Kajian Kearifan Lokal Masyarakat Minangkabau Dalam Mengambil Keputusan Pembangunan”

Kajian Pemetaan Potensi Nagari Sebagai dasar Pembangunan Agribisnis Untuk Mewujudkan Nagari Mandari

Potensi Pertanian Nagari Sebagai Alat Untuk Mewujudkan Ketahanan Pangan dan Perekonomian Masyarakat

 

Identifikasi penyebab rendahnya tingkat kesejahteraan petani di pedesaan maupun perkotaan

Model peningkatan kesejahteraan petani

Pengaruh karakteristik petani terhadap tingkat kesejahteraan petani

Pengembangan wilayah pedesaan dengan pengembangan sektor pertanian

Masih kurangnya kompetensi  SDM Pertanian dan kelembagaan petani untuk mendukung pelaksanaan pembangunan agribisnis

Peningkatan kompetensi SDM Pertanian (penyuluh, petani dan pelaku usaha) menjadi alat penunjang tercapainya tujuan pembangunan agribisnis.

Optimalisasi kompetensi  SDM (penyuluh, petani dan pelaku usaha) Pertanian dan kelembagaan petani untuk mendukung pelaksanaan pembangunan agribisnis

Model Peningkatan Kompetensi Petani Dalam Menyambut Persaingan Usaha di Era MEA

Kebijakan dan Strategi Pemberdayaan Petani Untuk Memperkuat Daya saingnya Dengan Ekspansi Produk Pertanian Luar Negeri

Kajian Faktor-Faktor Yang Dapat Mempengaruhi peningkatan Kompetensi Petani

Kebijakan dan Strategi Peningkatan Kompetensi Penyuluh Pertanian Sebagai Ujung Tombak Pembangunan Agribisnis Berbasis Nagari

Model Sinergitas pelaku Usaha Agribisnis dengan Petai dan Pemerintah Nagari Sebagai Alternatif Pengembangan Agribisnis

Kajian Potensi SDM Pertanian Nagari Sebagai Pelaku Utama Pembangunan Agribisnis

Model Peningkatan Kapasistas Kelembagaan Pertanian Nagari

Kajian Potensi Modal Sosial Untuk Peningkatan Kualitas Kelembagaan Pertanian Nagari.

Dampak bantuan keuangan mikro terhadap usaha agribisnis

Orientasi usahatani kebanyaknya masih berfikir tradisional 

Orientasi petani yang ada selama ini baru sebatas peningkatan produktivitas, sedangkan kondisi lahan pertanian saat ini telah banyak teralihfungsikan menjadi lahan non pertanian dan kepemiliki lahan pertanian oleh petani tidak terlalu luas. Oleh karena itu, diantara kelemahan tersebut diperlukan tindakan yang koprehensif untuk merubah orientasi usahatani kearah prinsip kewirausahaan, sehingga petani tidak lagi hanya berfikir untuk menghasilkan bahan metah, namun juga dapat menghasilkan barang olahan dan bahan jadi.

Rekontruksi orientasi usahatani tradisional ke arah wirausaha pertanian.

Analisis Pola Usahatani Masyarakat Nagari Sebagai Base Lan Data Pembangunan Agribisnis

Strategi Perubahan Pola Pikir Petani dari Pendekatan Tradisional Ke Arah Sistem Agribisnis Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Petani di Nagari

Model Pengembangan Pola Usahatani Dalam Rangka Pencapaian Pembangunan Agribisnis Berbasis nagari

Kajian Peran kelembagan Lokal Sebagai Alternatif Penggerak Pertanian Nagari

Model Kebijakan Pengembangan Pola Usahatani Masyarakat Nagari

Model Sinergitas Perguruan Tinggi dengan Kelembagaan petani Untuk Mengembangkan Pola Usahatani Masyarakat Nagari

Prodi Agroteknologi

Pemanfaatan limbah pertanian untuk  meningkatkan produksi  tanaman pertanian yang berkelanjutan

Limbah pertanian untuk  meningkatkan produksi  tanaman pertanian

Mengolah dan memanfaatkan limbah – limbah pertanian untuk produksi  tanaman  pertanian

Bio remediasi  lahan pertanian untuk  meningkatkan produksi  tanaman pangan

FKIP/

MATEMATIK

Konsep Matematika

Menguasai Penggunaan Konsep Matematika Dalam Pembelajaran

Rancang Konsep Matematika Yang Sesuai Tuntutan

Menguji Penguasaan Konsep Matematika Menggunakan Assesment Evaluasi

Pendekatan, Model, Strategi, Metode, Teknik Pembelajaran

Menguasai Penerapan Pendekatan, Model, Strategi, Metode, Tekhnik Pembelajaran

Rancang Pendekatan, Model, Strategi, Metode, Teknik Pembelajaran Sesuai Tuntutan

Menguji Pengaruh atau penerapan dari Pendekatan, Model, Strategi, Metode, Teknik Pembelajaran Yang terintegrasi Dalam Meningkatkan Konsep Matematika

Media Pembelajaran Matematika

Menguasai Penyusunan dan Pengembangan Media Pembelajaran Matematika

Merancang dan Mengembangkan Media Pembelajaran Matematika Sesuai Tuntutan

Menguji Pengaruh atau penerapan dari Media Pembelajaran Matematika yang terintegrasi dalam meningkatkan konsep matematika

Evaluasi Proses dan Hasil Pembelajaran Matematika

Mampu Mengaplikasikan Evaluasi Proses dan Hasil Pembelajaran Matematika

Merancang dan MengaplikasikanEvaluasi Proses dan Hasil Pembelajaran Matematika

Menguji Perancangan dan Pengaplikasian Evaluasi Proses dan Hasil Pembelajaran Matematika dalam penelitian

Perangkat Pembelajaran

Menguasai Penyusunan dan Pengembangan Perangkat Pembelajaran

Penyusunan dan Mengembangan Perangkat Pembelajaran Sesuai Tuntutan

Menguji pengembangan perangkat pembelajaran yang terintegrasi dalam meningkatkan konsep matematika dan terintegrasi dalam meningkatkan kemampuan matematis siswa

Kemampuan Matematis

Mampu Mencapai
Kemampuan Matematis : Pemahaman konsep, pemecahan masalah, penalaran, komunikasi matematis dalam Pembelajaran

Rancang Kemampuan MatematisYang Sesuai Tuntutan

Menguji penerapan, pengembangan perangkat pembelajaran, Pendekatan, Model, Strategi, Metode, Teknik , media Pembelajaran yang terintegrasi dalam kemampuan matematis siswa

FKIP/

Pendidikan Bahasa Inggris

Keterampilan Berbahasa (mendengar, berbicara, membaca, dan menulis)

 

Model- Model pembelajaran bahasa Inggris

 

Perangkat pembelajaran bahasa Inggris

 

Media Pembelajaran bahasa Inggris Berbasis IPTEK

 

Pendekatan pembelajaran bahasa Inggris

 

Evaluasi Pembelajaran bahasa Inggris

Linguistik, sastra dan Budaya

 

Konsep pembelajaran Keterampilan Bahasa Inggris sebaiknya bersifat aplikasi

Guru seharusnya mengetahui model-model pembelajaran yang terbaru dan menarik